Welcome to BlogYou!

Welcome to the latest and greatest blogger template.
Start Bloggin today with a free account!

Register Now!

Blogs
Apr 28

Tak Sadari, Kebiasaan Ini Bisa Merusak Kulit

Tahukah anda Selain factor kesehatan internal, faktor eksternal yang biasa anda lakukan secara tidak sadar, dapat memengaruhi kesehatan kulit. Awalnya, banyak orang menganggap hal tersebut biasa-biasa saja, hal sepele yang tidak akan memberi pengaruh pada kulit wajah.

Namun, jika hal sepele itu dilakukan secara terus-menerus, tentu saja bisa memberi dampak pada kulit, hingga menyebabkan kerusakan. Oleh karenanya, segera tinggalkan kebiasaan-kebiasaan tersebut agar kulit anda terhindar dari dampak negatifnya.

Dan inilah beberapa kebiasaan-kebiasaan tersebut:

Terlalu sering berenang, klorin yang terkandung dalam air di kolam renang dapat menempel, bahkan setelah dicuci. Akibatnya, kulit jadi kering, dan dapat menimbulkan penuaan dini dalam jangka panjang.

Tidur dengan makeup, tidur dengan makeup dapat mengundang infeksi, serta menyebabkan pori-pori tersumbat. Hal tersebut dapat merusak kulit, sekaligus memperparah masalah kulit yang kamu miliki. Jangan malas cuci muka.

Minum kopi, alangkah baiknya jika anda peng-kopi, imbangi hobimu dengan meminum lebih banyak air putih. Kopi dapat menyebabkan dehidrasi, termasuk pada kulit, yang akan mengakibatkan kulit kehilangan kelembapan alaminya.

Memencet jerawat, seringnya memencet jerawat dapat menyebabkan kotoran masuk lebih dalam ke pori-pori dan menyebabkan jerawat yang hampir sembuh jadi parah kembali.

Mengenakan kacamata tanpa dibersihkan, sebelum menggunakan kacamata, pastikan kebersihannya terlebih dahulu.

Kelebihan garam, garam dapat menyerap cairan tubuh. Mengonsumsinya dalam kadar tinggi dapat menyebabkan kulit dehidrasi.

Tidak mengganti sarung bantal secara rutin, ganti sarung bantal minimal seminggu sekali untuk menjaganya tetap bersih dari bakteri.

Terlalu sering mengelupas kulit, cukup lakukan ini maksimal dua kali seminggu, tergantung kebutuhan dan jenis kulitmu, girls!

Mengerutkan wajah, terlalu sering mengerutkan wajah dapat meninggalkan garis halus, yang akan menjadi kerutan permanen dalam jangka panjang.

 

Dengan anda tahu hal-hal yang biasa terkesan sepele dari biasaan anda yang bisa merusak kulit, lebih berhati-hatilah mulai dari sekarang sehingga kulit anda senantiasa terjaga dengan baik.

 

Author:
admin Filed Under:
ARTIKEL - Manul Book OT
E-mail Print PDF
Apr 27

Jarum Suntik, Teman Baru Dunia Kecantikan

Kalau ada anggapan bahwa penggunaan jarum suntik dalam melakukan perawatan kecantikan membawa bahaya, sungguh itu tidaklah benar. Di akui sebagian orang mungkin memiliki tingkat ketakutan yang tinggi pada jarum suntik, yang kalau ditelusuri ternyata ketakutannya pada jarum suntik lebih banyak disebabkan karena factor trauma, selebihnya factor kekhawatiran saja.

Pada kenyataannya, pengunaan jarum suntik pada bukanlah hal tabu, malah menjadi sebuah media yang mampu memberi pengaruh signifikan pada hasil sebuah perawatan kecantikan. Sebagaimana berlaku, setiap orang pasti ingin memiliki kulit wajah yang menawan. Namun seiring berjalannya waktu, kulit manusia akan terus mengalami penuaan. Dan itu adalah hal yang alami. Karenanya bagi wanita yang mendambakan supaya tetap memilki kulit yang wajah yang menawan haruslah memperhatikan seputar perawatan kulit wajahnya. Tidak berhenti pada perawatan dari luar dan dalam, perawatan tambahan, misalnya botok dan filler sangat dianjurkan, dan perawatan semacam itu tak bisa lepas dari yang namanya jarum suntik. Makanya kalau yang selama ini lebih banyak dijumpai di rumah sakit, sekarang penggunaannya sudah akrap dijumpai pada klinik-klinik kecantikan yang menawarkan paket-paket perawatan kecantikan. Sehingga tidak berlebihan kalau bisa dikatakan jarum suntik kini sudah menjadi teman baru dlam dunia kecantikan.

Melalui media jarum suntik ini pula, wanita yang ingin tampil lebih cantik, lebih segar, bisa tersampaikan. Bagaimana tidak, semakin tua seseorang, produk kecantikan dari luar tidak akan memberikan pengaruh signifikan bagi kulit. Kulit bagian dalam yang juga mengalami penuaan, tidak bisa ditembus dengan krim.  Sehingga dibutuhkan cara lain yakni dengan menggunakan jarum suntik untuk bisa mencapai lokasi yang dalam itu.

Author:
admin Filed Under:
ARTIKEL - Manul Book OT
E-mail Print PDF
Apr 26

Komedo, Sepele Tapi Menyebalkan

komedo adalah jamur yang menempel pada pori-pori wajah. Keberaadaan komedo tentu sangat mengganggu dan bisa membuat orang kehilangan kepercayaan diri, itu sebab lokasi komedo selalu muncul di muka.

komedo ini akan banyak di temukan pada jenis kulit berminyak, karena produksi minyak pada wajah yang berlebihan dan tidak di sertai dengan perawatan kulit yang benar, ini mengakibatkan gampang nya muncul komedo.

Dan terbentuknya komedo, sebagaimana kita tahu kulit terdiri dari ribuan pori- pori yang sangat kecil dan halus, ketika pori-pori  tersumbat karena sebum , sel kulit mati ( keratin ), produksi minyak pada kulit yang berlebihan dan keringat serta kotoran yang pigmennya akan berubah warna, inilah yang di sebut dengan komedo.

Kemunculan komedo biasanya warna putih dan kalau setelah sekian lama terpendam di dalam pori-pori dan tidak pernah di bersihkan, ia  akan berubah warna menjadi kehitaman.

beberapa hal, yang memberi berkonstribusi sehingga terjadinya komedo di wajah, diantaranya:

Kondisi kulit wajah yang kurang bersih , ini menyebabkan menumpuk nya sel kulit mati dan sebum. Ini menyebabkan tersumbat nya pori-pori kulit.

Produksi minyak yang berlebihan pada wajah / kulit berminyak.

Kebersihan kulit  dalam artian kurang nya perawatan kulit wajah , sehingga kotoran menumpuk dan ini sangat gampang memunculkan masalah -masalah kulit, seperti salah satu nya adalah komedo.

Pemilihan produk make up yang kurang tepat pada jenis kulit.  Ini sangat mempengaruhi kulit anda , karena komposisi make up terkadang terlalu keras dengan bahan kimia , sehingga kulit gampang teriritasi. Pilihlah make up yang tepat pada jenis kulit anda.

Kurang nya minum air putih

Permasalahan kesehatan , kondisi tubuh yang tidak fit bisa mempengaruhi kondisi kesehatan kulit dan salah satunya bisa muncul nya komedo secara gampang.

Itulah beberapa terkait komedo, sepele memang namun tentu siapapun orangnya tidak menginginkan kehadirannya, apalagi sampai bertempat di wajah anda.

Author:
admin Filed Under:
ARTIKEL - Manul Book OT
E-mail Print PDF
Apr 25

Kenali dan Pahami Kulitmu

Siapa lagi yang harus kenal dan faham akan kulit anda kalau bukan anda sendiri. Maslsahnya masih banyak orang yang tidak yang tahu dan kenal akan karkter kulit mereka sendiri, padahal jenis treatment bagi kulit pada satu orang dengan orang yang lain tidaklah sama, itu ditentukan menurut warna, jenis dan karakter kulit tersebut. Maka tak heran masih juga kita dengar ada seseorang yang akibat tidak mengenal dan faham akan kulitnya mengalami kegagalan dalam melakukan perawatan.

 

Oleh karena itu, sejak dini mari kita kenali dan fahami kulit kita dengan baik, untuk menghindari kesalahan dalam melakukan perwatan kecantikan dan bisa menghasilkan kulit seperti yang anda dambakan.

 

Fase Usia 20 Tahun

kulit wajah masih terlihat kencang dan struktur wajah pun masih terlihat simetris. Struktur kulit halus, kandungan asam hialuronat (hyaluronic acid) masih cukup besar. Saat usia bertambah dan ditambah dengan gaya hidup yang kurang sehat (kurang tidur, tidak menjaga pola makan, terlalu lelah), kemampuan tubuh untuk memproduksi asam hialuronat justru berkurang. Akibatnya, kulit menjadi kering dan tipis. Kulit kering dan menipis dapat mempercetap keriput dan penuaan dini. Pada fase ini Lakukan perawatan yang dapat membantu masalah kulit kering dan meningkatkan kesehatan kulit secara menyeluruh.

 

Fase Usia 30 Tahun

Di pertengahan usia 30 tahun, kontur wajah mungkin masih terlihat kencang, namun ekspresi wajah mulai tertekan dan muncul garis-garis halus di sekitar mata dan bibir. Untuk mengatasinya lakukan perawatan guna melembutkan tanda-tanda awal penuaan, mulai dari menyamarkan garis-garis halus dan kerutan sampai penambahan volume bibir.

 

Fase Usia 40 Tahun

Memasuki pertengahan usia 40 tahun, volume wajah mulai berkurang. Pipi terlihat menurun, muncul keriput di sekitar mata, bibir dan kening pun terlihat lebih menonjol. Perawatan yang dibutuhkan yakni memperhalus garis hidung ke mulut, guna membantu mempertahankan elastisitas dan kekencangan kulit.

 

Fase Usia 50 Tahun

Beranjak ke usia 50 tahun, jaringan kulit mengalami perubahan yang berpengaruh pada penampilan kulit luar. Garis keriput menebal dan kontur wajah semakin kendur. Pada usia ini, seseorang kehilangan penampilan mudanya. Laukanlah perawatan yang dapat mengembalikan volume di kedua pipi, menonjolkan dagu, dan mengembalikan penampilan muda Anda.

 

Fase Usia 60 Tahun

Pada usia 60 tahun, tulang yang mendukung kontur wajah mulai menipis dan mengecil, sehingga wajah terlihat sangat kendur. Sementara itu, kantung mata semakin terlihat dan memberikan kesan kelelahan.

 

Fase Usia 65 Tahun

 

Pada pertengahan usia 60 tahun, terjadi perubahan tekstur dan pigmentasi kulit akibat radiasi sinar matahari yang menyebabkan warna kulit tidak merata. Alis mata terlihat menurun, garis dahi muncul lebih dalam. Begitu pula dengan garis-garis halus di leher yang berubah menjadi keriput yang lebih tebal.

Author:
admin Filed Under:
ARTIKEL - Manul Book OT
E-mail Print PDF
Apr 21

Kutu Mikroskopis, Bakteri Yang Hidup Di Wajah

Kalau saja anda tahu kalau ada bakteri yang berdiam di wajah, tentu anda tak akan abai dan bermalas-malasan untuk rajin mencuci wajah. Dengan rajin membersihkan wajah, selain untuk membersihkan wajah dari kotoran dari debu, hal tersebut juga berfungsi menghilangkan bakteri yang menempel pada kulit di bagian wajah.

Sebagaimana dilaporkan dari sebuah studi , 100%  manusia memiliki kutu mikroskopis yang hidup di wajah. Kutu tersebut bernama Demodex dan wajah manusia menjadi tuan rumah dari dua jenis Demodex , yaitu Demodex Folliculorum dan Demodex Brevis.

Kedua kutu ini sangat kecil, berkaki delapan, dan terlihat agak seperti es krim kerucut dengan kaki pendek di salah satu ujung. Mikroorganisma ini kerap hidup di folikel rambut, dan memakan minyak yang dikeluarkan wajah. Tanpa Anda sadari, meski seberapa bersih pun wajah Anda, para ilmuwan mengatakan bahwa kutu ini hidup di wajah.

Dengan tampilan yang cukup menggelikan, yakni memiliki delapan kaki kecilnya terlihat hampir seperti berenang melalui minyak, keberadaan kutu-kutu ini bak seorang teman setia yang sepanjang hari selalu menemani.

Terutama bagi mereka yang berusia 18 tahun, rata-rata memiliki DNA kutu demodex itu.

Author:
admin Filed Under:
ARTIKEL - Manul Book OT
E-mail Print PDF
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >> Page 1 of 58
blogyou template Copyright 2009 Monev Software LLC